You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
75 Peserta Ikuti Seminar Kesehatan di Kantor Wali Kota Jaktim
photo Istimewa - Beritajakarta.id

75 ASN Pemkot Jaktim Ikut Seminar Kesehatan

Sebanyak 75 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jakarta Timur, Senin (13/5), mengikuti seminar kesehatan bertajuk '"Sadari dan Peduli Ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) di Lingkungan Kerja dan Tempat Tinggal, serta Peran Cuci Hidung dalam Terapi Influenza’". Kegiatan dibuka Asisten Kesra, Ahmad Salahudin.

ASN harus waspada akan penyakit DBD dan influenza

Menurut Salahudin, seminar kesehatan ini bertujuan menambah wawasan ASN Pemerintah Kota Jakarta Timur dalam pencegahan DBD dan influenza, sekaligus  mampu memberikan wawasan pencegahan di lingkungan masyarakat.

Seminar ini, jelas Salahudin, membahas bagaimana pencegahan DBD dengan melaksanakan 3M plus (Menguras, Menutup, Mengubur) ditambah dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kemudian pencegahan influenza dengan melakukan terapi cuci hidung.

Pimpin PSN di Duren Sawit, Anwar Temukan Jentik Nyamuk

ASN harus waspada akan penyakit DBD dan influenza . Kemudian diharapkan dapat memberikan edukasi, pemahaman kepada masyarakat sekitar soal DBD dan influenza itu,” beber Salahudin..

Dalam menangani DBD, ungkap Salahudin, ASN harus turun ke lapangan melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sepekan dua kali di tiap wilayah.  

Sementara, Kepala Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP) Provinsi DKI Jakarta, Dwian Andhika menambahkan, saat ini di Jakarta angka DBD dan influenza sedang tinggi.  

"Di seminar ini dibahas pencegahan DBD dari pengenalan jenis nyamuk, tanda-tanda terpapar DBD, melakukan PSN, PHBS, hingga dapat melakukan vaksin DBD yang tersedia di PPKP di Balai Kota," tukasnya.

Kemudian vaksin tersebut juga ada di  setiap kantor wali kota,  bupati dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Selanjutnya,  untuk pencegahan influenza dapat melakukan terapi cuci hidung seperti saat pencegahan COVID 19. Namun untuk mencucinya menggunakan Nhcl atau larutan isotonis lainnya.

"Tujuannya untuk mengeluarkan kuman ataupun virus dari hidung atau mulut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye8675 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye2580 personAnita Karyati
  3. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1443 personDessy Suciati
  4. Daftar Kantong Parkir Telkomsel Digiland Run 2026, Cek Lokasinya!

    access_time14-05-2026 remove_red_eye1274 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1207 personFakhrizal Fakhri